love is complicated for some reason

19 Desember 2010 § Tinggalkan komentar

mungkin ini yang tersulit untuk saya menulis, menulis dari apa yang saya baca-rasa di hati. membaca sesuatu yang saya tidak benar-benar paham apa, seperti terlalu sepele untuk ini dipermasalahkan. s e p e l e… untuk saya membiasakan semua masalah itu sepele dan terlalu runyam buat dipikirkan. saya biasa mengatakan itu hal biasa, walau sebenarnya saya kurang paham apa arti biasa disini. sesuatu yang membuat saya benar-benar terdiam sejauh ini, bahkan lebih jauh dari apa yang saya inginkan.

cintakah?

mungkin terlalu munafik untuk saya berkata tidak dan menganggap cinta hal yang lumrah untuk semua orang kecuali saya. selalu berkata tidak mungkin untuk saya seperti mereka yang mencinta sana-sini terlalu bodoh. sekarang… dengan pemikiran saya yang makin hari semakin berubah, apa ini yang disebut dewasa!! jika iya, saya jijik menjadi orang dewasa… orang dewasa yang mampu mencinta dengan baik. aaaaaaaaaagh, berasa ingin ke saya yang kecil dulu, saya yang masih mempertahankan ke-egoisan tanpa pikir panjang, saya yang kuat karna tidak mengerti apa-apa, saya yang selalu berkata “saya ini masih kecil dan belum ada waktu saya untuk mengatasi cinta mencinta”. saya benar-benar jijik menjadi seperti orang dewasa, sampai saya bisa berfikir bahwa perasaan itu tidak bisa diatur dengan gampang semaunya, sampai saya tau bahwa cinta bisa datang kapan saja tanpa perlu waktu untuk menghitungnya.


saya yang biasa menganggap hal itu sepele semua. bahkan saya tidak tau bahwa ini sangat berbeda, berbeda disaat kini mungkin saya mulai lebih dewasa. menjadi orang dewasa yang tanpa sadar mampu mencintai dengan waktu yang cukup singkat, seperti orang bodoh yang tidak tau apa-apa dengan segala kecerobohannya, lalu menjadi lemah disaat ditinggalkan orang yang ternyata tidak meng-artikan apa-apa. seperti saya tidak berarti, sepertinya ia tidak punya hati.


rasa yang saya rasa seperti tidak ia rasa, sedikit saja saya ingin dia tau apa rasanya. sesuatu yang sangat berbeda, sangat sangat sakit dari sebelumnya dulu, dulu saya yang hanya mengenal kecewa.  saya yang bertanya-tanya, kenapa ia datang lalu meninggalkan!! ingin melarang pergi, itu juga percuma. saya tidak bisa apa-apa, saya tidak bisa apa-apa selain mencoba belajar menghela nafas sesak dengan baik dan menyatakan bahwa air mata berasa lebih asin dari garam.


kelak saya tidak ingin sebodoh ini, sia sia-ditinggalkan-lalu luka.
kelak saya tidak akan membiarkan satu orangpun untuk pergi – datang semaunya.
kelak saya tidak ingin lagi melihatnya, menyesakkan.
dia orang terjahat yang saya kenal
dia jahat
benar-benar jahat

Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Komentar ditutup.

What’s this?

You are currently reading love is complicated for some reason at Orangekusuka.

meta

%d blogger menyukai ini: