Rumah Belajar Nurul Huda

8 Maret 2013 § 5 Komentar

Untitled-1Untitled-2  Untitled1 IMG_4675 IMG_4645 IMG_4630 IMG_4581 IMG_4571 IMG_4568 IMG_4564 IMG_4557 IMG_4548 IMG_4537 IMG_4519 IMG_4500 IMG_4490 IMG_4451 IMG_4445 IMG_4424 IMG_4402

“kami bukan anak jalanan, kami anak presiden. kami juga tidak miskin, hanya kami belum kaya saja. cita-cita kami sangat mulia, kau tau apa!! jadi polisi, dan tentu saja akan kaya.. tanpa harus pintar. karna kami akan menilang semua orang dijalan. atau tidak, kami akan jadi polPP.. jelas ini bukan jalan menempuh kaya.. setidaknya, kami bisa bekerja semaunya.. termasuk mengangkut anak-anak jalanan yang sedang bermain, membolak-balikkan tangan mencari uang.”

Green canyon

8 Maret 2013 § Tinggalkan komentar

DSC_0617

DSC_0624

DSC_0649

DSC_0659

DSC_0667

DSC_0671

DSC_0733  DSC_0769

DSC_0736

DSC_0737

DSC_0740

DSC_0816

DSC_0800

DSC_0842

DSC_0824

IMG_4094

IMG_4097

IMG_4116

helloww afternoon!!

8 Maret 2013 § Tinggalkan komentar

IMG_3942

IMG_3882

IMG_3971

IMG_3967

IMG_3958

IMG_3879

IMG_3876

IMG_3873

DSC_0581  DSC_0477

DSC_0408

DSC_0346

DSC_0218

DSC_0191

DSC_0195

DSC_0121

DSC_0115

DSC_0087

DSC_0057 DSC_0010

DSC_0009

DSC_0575

kota tua- sunda kelapa

27 Oktober 2012 § Tinggalkan komentar

matrikulasi sea batch 6

27 Oktober 2012 § 2 Komentar

karakter building animasi

buka puasa ramadhan: merekalah mahasiswa-mahasiswa yang cerdas, berani, kompak, seru, dan peduli :lol: :lol: :lol:

pemberian sambako pada warga merica pondok cabe. dimana dananya berasal dari penjualan pena kita selama 3hari outbound :D :D :D :D

dan ini namanya petong, salah satu korban pembantaian ulang tahun. sebenernya sudah banyak korban dalam 3bulan terakhir ini, oo yay… tentu saja berkat tim kreatif yang cerdas dan sadis. :lol: :lol: :lol:

berikut ratu UNO kita

dan ini hasil akhir pertandingan UNO. coba tebak saya dimana!!! ooo.. jelas saya tidur :lol: :lol: :lol:

sebagian korban dari dosen yang kezaaam akan tugas :lol: lol: lol:

ini buktinya… saya g bohong kan!! kalo kita disini kuliah pagi sampe sore, dan pulang kuliah langsung nyapu halaman parkir :( :( :(. pulang kuliah ngerjain tugas, rapat kabinet, kalo g ya sebagian main UNO. selama bulan puasa kita sering g tidur sampe saur, dan kosan udah kayak ikan sarden bersusun kalo kita lagi ngumpul barenng ngerjain tugas sampe saur. Dan hasilnya, kuliah g mandi itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita semua pemirsa!! :lol: :lol: :lol:. alasannya ya, kalo g bangun kesiangan trus takut telat atau emang bener-bener g ada air. ahhhhhh..  asyikk lah.

outbound

27 Oktober 2012 § Tinggalkan komentar

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

cerita sekilas;fiction

21 September 2012 § Tinggalkan komentar

Senja Kota

Hampir setengah tahun kita pacaran. Agh, terlalu jijik dengan kata pacaran. Ralat, saya lebih suka bilang kita berteman namun kita berpegangan tangan.. sedikit berbeda dengan pertemanan yang lainnya, hsssst.. kita cukup mesrah bukan!.

Kamu masih ingat, sore-sore memaksa saya berkeliling trotoar.. Kamu bilang senja kota lebih indah dan tidak cengeng. Kita lingkari trotoar taman, sengaja mencabuti helai-helai rumput pagar hingga tukang sapu taman lelah.. kamu sintTTing, tapi saya suka.

“ini hampir gelap, sampai kapan kita menunggu senja?”

Hampir seluruh pertanyaan saya yang kamu jawab datar dengan senyuman. Sudah lima kali kita memutari  trotoar. Entah kenapa tidak ada lelah dari saya, mungkin karna energy yang kamu salurkan melalui jari-jari tangan.

“hsssst! jangan berisik, senja kota sudah datang.”

***

Sudah satu tahun kita pacaran. Agh saya lupa, terlalu jijik dengan kata pacaran. Kamu bilang kita jangan berlebihan!! Tapi kita berpegangan tangan. Kamu benar-benar tidak romantis, bahkan kamu tidak pernah membahas cinta diantara kita. Haiz, sudahlah.. saya sudah cukup puas dengan siulan-siulan-mu, nada-nadanya  selalu ber-irama membentuk lingkaran cinta.

***

Saya bergegas membuka jendela, udara pagi begitu menyengat. Tapi kamu tidak juga datang, kamu janji kan, kamu akan pulang cepat. Sudah satu tahun kita tidak berpegangan tangan. Apa kamu sudah muak dengan saya? Apa kamu sudah lupa dengan senja kota?

*new message 16:49 ; “aku tunggu kamu di senja kota!! cinta  ”

Saya berlari bahagia mengejar senja, melewati taman, melalui trotoar dan  helaian rumput pagar. Sepertinya kamu belum tahu bila saya lelah, saya benci lari, saya benci senja.

“maaf, apa saya terlambat?”

“hsssst! jangan berisik, senja kota sudah datang.”

Kita begitu menikmati senja, bahkan kamu tidak tahu akan saya lelah. Kamu masih seperti biasa dengan senyuman yang begitu datar, bersiul-siul membentuk irama lingkaran cinta. Haiz, kamu masih saja mencabuti helai-helai rumput pagar hingga tukang sapu taman lelah.. kamu sengaja kan? kamu bilang senja kota hanya untuk kita.. tukang sapu mana boleh menikmati senja.

“apa senja kota pernah lelah?”

“tidak, ia tidak cengeng”

saya cengeng, bahkan saya lelah, bahkan kamu tidak peduli.

***

Sudah satu minggu kita menikmati senja, tentu saja bersama. Kamu bilang tahun ini akan sibuk sekali, mungkin hanya akan menelpon sesekali, saat kamu merindukan senja. Saya sangat paham, perjuangan mendapatkan kursi mahasiswa disana memang tidak mudah dan saya senang bila nanti kamu berhasil dengan segala pengorbanan.

“do you trust me?”

Iya, iya… Saya percaya kamu, bahkan sangat mengerti kamu, walaupun saya masih berharap suatu saat nanti kita bisa saling mengerti!!

***

Sepertinya kamu sibuk sekali, bahkan ketika saya lelah juga kamu tidak peduli. Sudah hampir satu tahun kamu disana, Entah… mungkin tahun ini kita tidak akan menikmati senja, tentu saja bersama. Bagi saya itu tidak masalah, kamu bilang senja kota tidak cengeng bukan!!. Kamu hanya menelpon sesekali saja, saat kamu merindukan senja. Senja!! Saya benci senja, bahkan kamu tidak peduli.

***

Hari ini saya diam-diam menemui senja, senja kota yang kamu bilang itu indah. Saya benar-benar iri pada-nya, bisa-bisanya kamu merindukan senja dan acuh kan saya. Apa bagusnya senja, ia rela meninggalkan siang demi malam.. senja egois, senja sadis.. saya benci senja.

***

Kamu tahu, sekarang tidak ada lagi yang menikmati senja, senja kota yang kamu bilang itu indah. Bahkan tukang sapu taman-pun sudah tidak ada. Kata orang sekitar, dia mati kelelahan menyapui helaian-helaian rumput pagar. Ini semua karna kamu, kamu sengaja kan? Kamu sama saja seperti senja, kamu egois, kamu sadis.

Taman menjadi kotor, helai-helai rumput pagar berterbangan mengelilingi trotoar. Mereka berpegangan tangan, bersiul-siul menikmati senja kota yang ‘cuiih’ katanya indah.

***

Tahun berlalu santai tanpa senja.. kamu janji kan pekan ini akan pulang!! Saya sudah menunggu kamu di taman, berharap kamu membawa satu tangkai mawar putih tanda cinta..

***

Saya temui kamu di taman.. sudah diduga- walau tanpa tanda cinta. Kamu hanya sibuk sekali menyapu halaman. Sepertinya kamu tidak ingin helai-helai rumput pagar menikmati senja kota. Kamu bilang senja kota hanya untuk kita.. rumput pagar mana boleh menikmati senja.

“apa yang kamu suka dari senja?”

“saya suka, ia tidak cengeng”

Saya cengeng, mungkin kamu tidak suka, mungkin saya hanya teman kencan di senja kota. ^^

project nbc klub palembang 2011*

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.